PTO Dampingi UMKM Bumijo Bertransformasi ke Pembayaran Digital QRIS bersama BTN

PkM QRIS UNY-Bumijo

YOGYAKARTA - Dalam upaya mendukung percepatan inklusi keuangan dan modernisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) menyelenggarakan program pendampingan bagi para pelaku usaha mikro di Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.

Kegiatan PkM bertajuk “Pendampingan Implementasi Pembayaran Digital BTN dalam Mendukung Inklusi Keuangan UMKM pada Warung Milik Rakyat di Bumijo Yogyakarta” ini diketuai oleh Dr. Ir. Gunadi, S.Pd., M.Pd., IPU., ASEAN.Eng., dengan anggota tim Purwanto, M.Pd. dan Dr. phil. Afri Yudantoko, S.Pd., M.Pd., serta melibatkan lima mahasiswa program studi Pendidikan Teknik Otomotif.

Mengurai Tantangan Digitalisasi Usaha Mikro

Warung Milik Rakyat di Kelurahan Bumijo memiliki peran vital dalam menopang perekonomian warga lokal. Meski demikian, sebagian besar pedagang masih mengandalkan transaksi tunai konvensional serta menghadapi keterbatasan literasi keuangan digital dan keterampilan teknis penggunaan teknologi pembayaran non-tunai. Hal ini berdampak pada pencatatan keuangan yang manual dan terbatasnya akses mereka ke layanan perbankan formal.

Ketua Pelaksana PkM, Dr. Ir. Gunadi, menyampaikan bahwa program ini hadir untuk memberikan solusi praktis dan terintegrasi agar pemilik warung mampu beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital secara mandiri.

"Transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan agar usaha mikro tetap kompetitif. Melalui kemitraan dengan Bank Tabungan Negara (BTN), kami mendampingi pemilik warung secara intensif-mulai dari edukasi literasi keuangan, pelatihan operasional aplikasi, hingga penerapan langsung pada transaksi harian dengan pelanggan," ujar Dr. Gunadi.

Tahapan Pendampingan Berbasis Praktik (Hands-On)

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode partisipatif melalui beberapa tahapan utama:

  1. Sosialisasi & Edukasi Literasi Keuangan Digital: Memberikan pemahaman mendasar mengenai pentingnya transaksi non-tunai yang aman, praktis, dan transparan.

  2. Pelatihan Teknis & Simulasi: Pelatihan hands-on registrasi akun, aktivasi aplikasi pembayaran digital BTN, pemanfaatan QRIS, serta penanganan kendala teknis harian.

  3. Penerapan Langsung (Real Transaction): Pendampingan langsung di lokasi usaha untuk memastikan transaksi digital benar-benar diterapkan dalam operasional warung.

  4. Pencatatan Keuangan Sederhana: Memanfaatkan histori transaksi digital sebagai acuan pencatatan arus kas warung agar lebih rapi dan transparan.

Pelibatan mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif FT UNY dalam pendampingan lapangan ini juga menjadi wujud penerapan service learning, di mana mahasiswa mengasah soft skills, empati sosial, dan kemampuan pendampingan masyarakat.

Wujud Nyata Kontribusi Kampus terhadap SDGs

Kegiatan pengabdian yang terafiliasi dengan Center of Management and Business Development PUI FT UNY ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 1 (Tanpa Kemiskinan): Melalui penguatan daya saing dan efisiensi ekonomi pelaku UMKM.

  • SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Melalui peningkatan literasi dan keterampilan keuangan digital masyarakat.

  • SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Melalui kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi (UNY), lembaga perbankan (BTN), dan komunitas masyarakat.

Dengan adanya program ini, diharapkan para pemilik Warung Milik Rakyat di Bumijo dapat mengelola keuangan usahanya secara lebih profesional, mempercepat arus transaksi, serta membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai produk layanan perbankan formal.

Label Berita: