Bahasa Indonesia
English
You are here
Aksi Nyata Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif UNY dalam Pemulihan Psikososial Anak Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Primary tabs

Mahasiswa KKN Kemanusiaan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program pendampingan psikososial bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD) terdampak banjir di Desa Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karangbaru, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan yang dilaksanakan pada masa pemulihan pascabencana ini bertujuan membantu anak-anak mengatasi trauma, mengembalikan rasa aman, serta membangkitkan kembali semangat belajar mereka. Program ini diselenggarakan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat mahasiswa UNY dan selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
Kegiatan ini mengangkat tema “Mengembalikan Senyum dan Semangat Anak Pascabencana” sebagai respons atas kondisi psikologis anak-anak yang mengalami ketakutan dan kecemasan setelah banjir melanda wilayah mereka. Peserta kegiatan merupakan siswa-siswi SD di Desa Kebun Tanah Terban yang terdampak langsung oleh bencana. Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kemanusiaan UNY, termasuk Danang Wisnu Wardana dari Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif, dengan melibatkan guru serta dukungan tokoh masyarakat setempat sebagai pendamping dan narasumber. Kolaborasi ini dilakukan untuk memastikan pendekatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan karakter anak-anak. Kegiatan pendampingan diisi dengan permainan edukatif, bercerita, serta kegiatan interaktif yang mendorong anak-anak mengekspresikan perasaan mereka secara positif.
Pendekatan yang digunakan bersifat menyenangkan dan partisipatif agar anak-anak merasa nyaman. Danang Wisnu Wardana menyampaikan, “Sebagai mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif, mungkin saya terbiasa belajar tentang mesin dan teknologi. Namun di sini saya belajar bahwa memulihkan semangat dan mental anak-anak sama pentingnya dengan memperbaiki fasilitas yang rusak. Kami ingin mereka kembali tersenyum, percaya diri, dan semangat belajar.” Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa SD dengan antusiasme tinggi serta dukungan aktif dari guru dan orang tua. Dampak yang terlihat adalah meningkatnya keceriaan, keberanian anak untuk berinteraksi, serta suasana belajar yang lebih positif. Program ini berkontribusi pada pencapaian SDG 3 dalam aspek kesehatan mental dan kesejahteraan anak, serta SDG 4 dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan mendukung pascabencana. Melalui program KKN Kemanusiaan ini, UNY menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi SDGs melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada kekuatan mental generasi muda. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat ketahanan psikososial anak-anak dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
sumber : Danang Wisnu
Kontak kami
Copyright © 2026,