Bahasa Indonesia
English
You are here
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Automobile Technology tahun 2026
Primary tabs

Yogyakarta. Sebanyak 46 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terpilih dari seluruh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai menunjukkan kebolehannya dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) bidang Automobile Technology tahun 2026. Berlokasi di Departemen Pendidikan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kompetisi bergengsi ini resmi digelar sejak, Selasa 8 April sampai 9 April 2026. Lomba Kompetensi Siswa (LKS) merupakan agenda tahunan untuk menjaring bakat terbaik siswa SMK di bidang teknologi otomotif.
LKS tahun ini tidak sekadar ajang adu cepat, melainkan berfungsi sebagai barometer utama untuk mengukur mutu pendidikan kejuruan otomotif di DIY. Seluruh peserta yang ikut merupakan perwakilan terbaik dari sekolahnya masing-masing, siap diuji ketahanan mental dan presisi teknisnya.
Dewan juri menyatakan bahwa kompetisi dirancang menyerupai tantangan nyata di bengkel modern. "Kami ingin mencetak teknisi yang tidak hanya pintar membongkar mesin, tapi juga paham soal emisi gas buang dan sistem kelistrikan digital.
Ada empat modul uji yang wajib ditaklukkan para peserta, mencerminkan kompleksitas teknologi kendaraan masa kini:
Engine Management System & Diagnostic
Modul ini menjadi "jantung" lomba. Peserta dituntut mahir menggunakan scan tool untuk mendiagnosis kerusakan pada Engine Management System (EMS). Tidak hanya menemukan kesalahan, mereka juga harus memastikan emisi gas buang sesuai standar lingkungan hidup. Ini adalah perpaduan antara kecakapan mekanis dan analisis elektronik.
Brake System Overhaul
Mengingat rem adalah komponen keselamatan paling kritis, modul ini menguji ketelitian ekstrem. Para siswa melakukan inspeksi, pengukuran keausan komponen, hingga penyetelan ulang sesuai spesifikasi pabrikan. Kompetensi ini mewakili aspek sasis dan keamanan aktif kendaraan.
Engine Mechanical / Engine Overhaul
Berbeda dengan modul elektronik, bagian ini menguji "rasa" mekanis murni. Peserta melakukan pembongkaran dan pengukuran presisi komponen internal mesin. Modul ini dipertahankan panitia karena menjadi fondasi dasar bagi teknisi untuk memahami toleransi material dan prosedur teknis yang mendalam.
Electrical System Troubleshooting
Di era kendaraan yang sarat fitur, modul ini menguji ketangkasan peserta dalam melakukan troubleshooting dan perbaikan sistem kelistrikan bodi. Kemampuan membaca diagram kelistrikan menjadi harga mati bagi peserta yang ingin unggul di babak ini.
Para guru pendamping bangga menyaksikan anak didik mereka bersemangat dalam mengikuti Lomba Kompetensi SMK ini. Performa peserta lomba yang berasal dari berbagai sekolah di DIY ini menunjukkan kompetensi mereka yang handal dalam bidang perawatan dan perbaikan kendaraan. Mereka dilatih untuk jadi teknisi yang siap pakai di industri.
Dengan berlangsungnya kompetisi selama dua hari, UNY berharap ajang LKS SMK ini tidak hanya menjadi tempat adu bakat, tetapi juga kawah candradimuka bagi lahirnya mekanik dan wirausahawan muda otomotif. Pemenang lomba ini nantinya berhak melaju ke tingkat nasional mewakili Provinsi DIY.
Contact us
Copyright © 2026,